Membaca Pemikiran Cak Nun dan Gerakan Majelis Masyarakat Maiyah: Dari Primordialisme ke Universalitas Kemanusiaan
Oleh Richo B. Mahendra ( Sumber: www.caknun.com ) Dalam diskursus filsafat politik, negara dan agama merupakan dua term politik yang sering dibahas dikalangan para pemikir politik. Pembahasan tersebut menyangkut bagaimana hubungan antara dua term tersebut. Dalam hal ini, beberapa pemikir modern awal memahami hubungan antar agama dan negara secara hierarkis sekaligus instrumental. Negara dipahami sebagai lembaga represif yang berposisi di atas, sedangkan agama hanya dipahami sebagai lembaga yang berada di posisi subordinat. Kedua hal tersebut harus dipahami secara terpisah. Legitimasi kekuasaan tidak memerlukan pendasaran moral doktrin religius, melainkan didasarkan pada praktik kekuasaan itu sendiri. Machiavelli menyatakan bahwa agama tidak boleh dipayungi negara, melainkan negara harus memayungi agama. [1] Sebagai sebuah lembaga represif, negara hanya menjadikan agama sebagai instrumen pelanggengan kekuasaan. Machiavelli menyatakan bahwa agama hanya merupakan pranata sosi...