‘Abd al-Jabbār ar-Rifā‘ī dan Gagasan ‘Ilm al-Kalām al-Jadīd
Oleh Ihza Fazrian (Sumber: www.iranketab.ir) Apa itu ‘Ilm al-Kalām al-Jadīd? Sebagai bentuk tantangan zaman, seorang pemikir Iraq bernama ‘Abd al-Jabbār ar-Rifā‘ī menggasan sebuah pandangan teologis baru yang disebut sebagai ,‘Ilm al-kalām al-jadīd. Ilm al-kalām al-jadīd adalah sebuah upaya memberi pengertian baru atas wahyu ( al-wahy ) tanpa terikat dengan pengertian sebelumnya dalam yang lama—dalam ilmu kalam klasik ( al-qadīm ). Dengan demikian, siapapun yang bergerak dalam diskursus ‘ilm al-kalām al-jadīd disebut teolog baru ( al-mutakallim al-jadīd) . [1] Tradisi ( at-turāṣ) bukanlah batasan dalam ‘ Ilm al-kalām al-jadīd karena diskursus ini berusaha mengintegrasikan segala ilmu pengetahuan sebagai bentuk rasionalisasinya. Basis utama diskursus ini adalah gnostik ( ‘irfān ) sebagai yang membentuk kerangka berpikir etis ( al-akhlāqī ) dan estetis ( al-jamālī ) dalam mengkonstruk pandangan teologis . [2] Ar-Rifā‘ī menggunakan ‘ilm al-kalām “ al-jadīd ” (b...